SOP PEMASANGAN IUD
Komunikasi
Persiapan alat
Alat-alat pemasangan IUD
Sonde uterus
Tenakulum
Tampontang
Gunting panjang
Kom kecil steril tempat betadine
Dug steril
2 spekulum
2 pasang handscoon steril
Bengkok
IUD ( copper T,lippes loop,multi load )
Lampu sorot
Tempat tisu dan tisu 8 helai
Tensimeter,termometer,timbangan
Tempat sampah infeksius dan non infeksius
Tempat alat-alat kotor
Tempat air klorin alat
Persiapan Lingkungan
Jendela dan pintu ditutup
Persiapan Pasien
Jelaskan pada pasien tujuan dan tindakan yang akan diberikan
Pasien dalam keadaan tidur/ berbaring.
Langkah-langkah
Memperkenalkan diri
Menjelaskan tujuan tindakan
Mendekatkan alat-alat
Pasang sampiran
Cuci tangan
Timbang berat badan klien
Ukur tekanan darah
Lakukan pemeriksaan payudara
Palpasi daerah perut dan periksa apakah ada nyeri,tumor atau kelainan lainya.
Cuci tangan
Pasang sarung tangan steril
Pasang dug steril
Posisikan klien dalam posisi litotomi
Lakukan vulva hygiene
Periksa genetalia eksternal
Periksa dalam
Masukan lengan IUD copper T didalam kemasan steril dengan tehnik ‘tanpa sentuh’
Cuci tangan dengan air klorin 0,5% dan lepaskan dalam posisi terbalik
Lakukan pemeriksaan speculum
Pakai handscoon yang baru
Usap vagina dan serviks dengan menggunakan antiseptik
Jepit serviks menggunakan tenakulum
Masukan sonde uterus dengan no touch technique “(tidak sentuh)”
Tentukan posisi uterus dan kedalaman rongga uterus/kavum uteri
Keluarkan sonde dan ukur kedalaman rongga uterus pada tabung inserter yang masih berada didalam kemasan sterilnya dengan mengeser leher biru pada tabung inserter.
Buka seluruh plastik penutup kemasan
Keluarkan inserter dari tempat kemasaan
Masukan tabung inserter secara hati-hati kedalam kavum uteri
Lepaskan lengan IUD dengan menggunakan tehnik menarik (with drawal).tarik keluar pendorong
Setelah lenggan IUD,dorong perlahan-lahan tabung inserter kedalam kavum uteri sampai leher biru menyetuh serviks.
tarik keluar sebagian tabung inserter
Potong benang. IUD kira-kira 3-4cm panjangnya
Keluarkan tabung inserter
Lepaskan dan keluarkan tenakulum dengan hati-hati
Periksa serviks
Keluarkan speculum dengan hati-hati
. Buang bahan-bahan habis pakai yang terkontaminasi
Rendam seluruh peralatan yang sudah dipakai dengan larutan klorin 0,5% selama 10 menit.
Cuci tangan dengan larutan klorin 0,5% kemudian lepaskan sarung tangan dalam posisi terbalik
Lengkapi rekam medik
Ajari klien cara memeriksa sendiri benang IUD
Minta klien menunggu di klinik selama 15-30 menit setelah pemasangan
Yakinkan bahwa klien dapat datang ke klinik setiap saat bila
Melakukan konsultasi.
Standar Operasional Prosedur
Prosedur Pemasangan IUDTetap
Rumah bersalim
Mitra Ria Husada
No Dokumen
22/ BC/ 07
No. Revisi
-
Halaman
1
Prosedur tetap
Tanggal terbit
29 oktober
Ditetapkan
Pengertian
Memasukkan selang karet/ plastik melalui Uretra melaui kandung kemih
Tujuan
Menghambat kemampuan sperma untuk masuk ke tuba falopii.
Memungkinkan untuk mencegah implantasi telur dan uterus.
Mempengaruhi fertilisasi sebelum ovum mencapai kavum uteri.
Kebijakan
Sebagai acuan untuk mencegah sperma dan ovum bertemu,walaupun AKDR membuat sperma sulit untuk masuk kedalam alat reproduksi prempuan dan mengurangi kemampuan sperma untuk fertilisasi.
Petugas
Dokter
Bidan
Prosedur
Pemasangan IUD dapat dipakai oleh semua prempuan usia reproduksi,pemasangan dilakukan setelah pasien di berikan informed consent.
Setelah melakukan pemasangan dokter/ bidan memeberikan komseling..
Unit yang terkait
Dokter
Bidan
Daftar tilik pemasangan IUD
Tanggal
Topik
Pelaksanaan
Frekuensi
Ya
Tidak
1.
2.
3.
4.
L
TL
Alat dan bahan:
-sonde uterus
-tenakulum
-tampontang
-gunting panjang
-kom kecil steril
Berisi betadine
-dug steril
-2 spekulum
-2 pasang handscoon steril
-bengkok
-IUD(copper T)
-lampu sorot
-tempat tisu dan tisu 8 helai
-tensimeter,
Termometer,timbangan
-tempat sampah infeksius dan non infeksius
-tempat ala-alat kotor
-tempat air klorin alat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar