PONTIANAK - Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak mengeluarkan surat edaran untuk meliburkan para siswa selama sepekan, dikarenakan asap yang menganggu kegiatan belajar mengajar. Wali Kota Pontianak Sutarmidji mengaku, pihaknya meliburkan anak-anak sekolah dikarenakan asap pekat. BERITA REKOMENDASI Bangka Tengah Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan Pemkot Pontianak Siapkan Rp1 Miliar untuk Penanggulangan Asap 752 Brimob Bantu Atasi Kebakaran Hutan "Kalau baru diliburkan, kami banyak pertimbangan, salah satunya kurikulum, karena tidak gampang mengganti pelajaran yang dilewati," ungkap Sutarmidji kepada Okezone di kediamannya, Rabu (16/9/2015). Dia menuturkan, selain sulitnya kurikulum pengganti akibat libur, ia menghawatirkan aktivitas para pelajar tidak di manfaatkan untuk hal-hal yang berguna. "Kami banyak menemukan anak-anak sekolah, khususnya SMA saat libur karena asap malah memanfaatkan hal yang tidak berguna, makanya kami putuskan hari ini baru mulai libur," jelasnya. Sementara itu, Kadis Kota Pontianak Mulyadi menambahkan, ia telah menginstruksikan kepada seluruh sekolah yang libur untuk memberikan penugasan penulisan kepada para pelajar. "Sudah kami berikan tugas kepada anak-anak yang libur untuk menulis kegiatan mereka selama libur akibat asap," tuturnya. Mulyadi menambahkan, hal tersebut diambil oleh Diknas Kota Pontianak sebagai langkah mengantisipasi kegiatan para pelajar yang tidak berguna diluar rumah. "Kami berharap dengan tugas penulisan anak-anak yang libur tersebut bisa memberikan inovasi agar mereka melakukan hal yang bermanfaat diluar sekolah," pungkasnya. (AWL)
Sumber:okezone.com
Mendiskripsikan masalah kesehatan, Askep Keperawatan dan ditambah sedikit cerita lucu dan Info terkini. Bumbun Amd, Kep
Rabu, 16 September 2015
Kabut Asap
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Thx infonya
BalasHapus