Sabtu, 19 September 2015

akut Abdomen

AKUT ABDOMEN

Pengertian
Akut abdomen merupakan keadaan gawat darurat yang tersering dalam bedah umum . Tetapi banyak kasus tidak memerlukan pembedahan dan mungkin di perburuk oleh laparotomy yang tidak tepat
( Peter C . Hayes , 1990 )

Akut abdomen merupakan istilah yang digunakan untuk gejala – gejala dan tanda – tanda dar nyeri abdomen dan nyeri tekan yang tidak spesifik tetapi sering terdapat pada penderita dengan keadaan intraabdominal akut yang berbahaya ( catastrophe )
( B.T, Cooper, 1999 )

Akut abdomen merupakan sebuah tegnologi yang menunjukan adanya keadaan darurat dalam abdomen yang dapat berakhirdengan kematian bila tidak di tanggulangi dengan pembedahan
( WWW. Kalbe . co. id / Files / Cdk / Files / II Akut Abdomen pada Alat perencanaan orang dewasa. 2008 )

Akut abdomen adalah suatu kelainan non traumatic yang timbul mendadak dengan gejala utama di daerah abdomen dan memerlukan tindakan bedah segera
( http :/ Puskesmas palaran . Word press com / saran / 2008. )

Kesimpulan : Akut abdomen adalah keadaan gawat darurat  dengan gejala
          – gejala dan tanda – tanda dari nyeri abdomen dan nyeri
          tekan yang tidak spesifik dan memerlukan tindakan segera.

Patofisiologi
Etiologi
Banyak kondisi yang menimbulkan akut abdomen . Secara garis besar keadaan tersebuut data di kelompokan dalam  4 hal, yaitu :
Proses perdangan bakteral – kimiawi
Obstruksi mekanis
Neoplasma  / tumor
Kelainan vaskuler

Manifestasi klinis
Nyeri viseral
Nyeri visceral terjadi bila terdapat rangsangan pada organ / struktur dalam rongga perut. Peritoneum visceral yang menyelimuti organ perut dipersarafi oleh system saraf otonom dan tidak pekak terhadap rabaan atau pematongan . Akan tetapi bila dilakukan regangan organ / terjadi kontraksi yang berlebihan pada otot yang menyebabkan iskemia akan timbul nyeri . Nyeri visceral di sebut juga sebagai nyeri sentral
Nyeri Stomatik
Nyeri stomatik terjadi karena rangsangan organ / pada bagian yang di persarafi oleh saraf tepi , dan luka pada dindin perut . Nyeri dirasakan seperti di tusuk dengan jari . rangsangan yang menimbulkan nyeri ini berupa rabaan , tekanan rangsangn kimiawi / proses radang.
Gesekan antara visceral yang meradang menimbulkan rangsangan peritoneum menyebabkan nyeri . Peradangan sendiri maupun geseka antara kedua peritoneum menyebabakan perubahan intensitasi nyeri. Gerakan inilah yang menjelaskan nyeri kontrakteral pada appendiksitis akut.

Sifat nyeri
Nyeri alih
Terjadi jika suatu segmen persarafan melayani lebih dari suatu daerah , misalnya nyeri kolesistitis akut nyeri dirasakan didaerah ujung belikat , pada abses dibawah diafragma / rangsangan Karena radang / trauma pada permukaan / limpa / hati juga dapat mengakibatkan nyeri di bahu.
Nyeri radiasi
Nyeri radiasi adalah nyeri yang menyebar didalam system / jalur anatomi yang sama . misalnya : kolik ureter / kolik pielum ginjal , biaasanya dirasakan sampai alat kelamin luar pada wanita / testis pada pria
Nyeri proyeksi
Nyeri proyeksi merupakan nyeri yang disebabkan oleh rangsangan saraf
Hiperestesi
Hiperestesi / hiperalgesi sering ditemukan di kulit jika ada peradangan pada rongga di bawahnya . pada gawat perut tanda ini sering di temukan diperitonitis setempat maupun peritonitis umum. Nyeri yang timbul pada pasien gawat abdomen dapat  berupa nyeri yang terus menerus / nyeri yang bersifat kolik
Nyeri continyu
Nyeri akibat rangsangan pada peritoneum parietale akan dirasakan terus – menerus  karena berlangsung terus , missal pada reaksi radang. Perdarahan di saluran cerna tidk menimbulkan nyeri.

Nyeri kolik
Nyeri kolik merupakan nyeri visceral akibat spasme otot polos organ berongga dan bias disbabkan oleh hambatan pasase dalam rongga tersebut

Nyeri iskemik
Nyeri iskemik merupakan tanda adanya  jaringan yang terancam nekrosis , lebih lanjut akan tampak tanda intoksikasi umum karena reabsorbsitoksin dari jaringan nekrosis
Nyeri pindah
Kadang nyeri berpindah sesuai dengan perkembangan  patologi , misalnya pada permulaan appendiksitis , sebelum radang mencapai permukaan peritoneum , nyeri visceral dirasakan di sekitar pusat disertai rasa mual . setelah radang terjadi di seluruh dinding peritoneum , terjadi nyeri akibat rangsangan nyeri peritoneum yang merupakan nyeri somatic . saat ini nyeri dirasakan tepat pada peritoneum yng meradang.
Mual
Muntah
Pucat
Biasanya bising usus melemah
Anoreksia



Perjalanan penyakit

Perubahan fisiologis
_

Appendiksitis , Peritonitis , kolelitiasis , Gastritis , perforasi
_Dan kehamilan ektopik

_Pola normal abdomen terganggu

Proses peradangan , obstruksi mekanis , neoplasma , / tumor
Kelainan vaskuler

_

_Nyeri abdomen Kematian
___


  Perubahan nutrisi           Nyeri             Resiko Infeksi


Komplikasi
Keadaan darurat pada akut abdomen jika tidk di tanggulangi dengan segera dapat menyebabkan kematian.

Pentalaksanaan medis
Tes diagnostik
Pemeriksaan laboratorium
kultur darah urine dan feces : banyak kasus abdomen akut yang disertai dengan bakteremia atau septicemia ; kultur darah yang dilakukan sedini mungkin sering kali bermanfaat untuk penanganan kemudian
mengukur amylase serum , urea dan elektrolitdan pemeriksaan darah lengkap dan urinalis
pemeriksaan radiologis
Rongent thorak
Rongent thorak dilakukan untuk memperlihatkan pneumoperitonium yang sedikit dari foto abdomen tegak . diperlukan waktu minimal 10 menit pada posisi tagak untuk udara supaya terkumpul di bawah diafragma , hanya 75% perforasi menunjukan udara bebas . juga membantu untuk menyingkirkan kelainan patologis intra thorak sbagai penyebab nyeri.
Rongent abdomen
Foto terlentang : menunjukan caliber usus , distensi udara, perpindahan organ dan bayangan Psoas serta ginjal
Foto tegak : menunjukan batas cairan yang terjadi pada ; ileus paralitik , obstruksi intestinal , hipoklemi , uremi , thrombosis mesentrik , gastroenteritis , normal ( panjang kurang dari 2,5 cm )
Foto dekubitus lateral : menunjukan pneumoperitoneum pada penderita yang skit parah untuk mengembalikan foto tegak.
Ultrasound scanning
Meupakan indikasi untuk visualisasi kecurigaan terhadap penyakit saluran empedu , penyakit pancreas , abses dominal dan hepatitis , penentuan cairan bebas.

Terapi
Obati nyeri dengan analgetik yang tepat
Usahakan oksigenasi yang adekuat.
Perbaiki hipotensi dengan memperbaiki voume darah dalam sirkulasi , menggunakan " whole blood ". atasi hidrasi dengan kristoloid sesuai kebutuhan.
Hentikan muntah dengan aspirasi nasogastrik ( ileus hampir selalu terjadi pada abdomen akut ).

Pengkajian
Pada suatu penyakit bedah darurat anamnesia merupakan pemeriksaan yang sangat penting . Bahan – bahan utama yang dapat diperoleh melalui anamnesia yang memberikan informasi sangat berharga pada proses penegakan diagnosis adalah;
Lokasi nyeri
Radiasi perasaan nyeri
Kadang – kadang informasi mengenai cara penyebaran rasa nyeri ( radiasi perasaan nyeri ) dapat memberikan petunjuk mengenai asal – usul atau lokasi penyebab nyeri itu
Benuk rasa nyeri
Nyeri pada akut abdomen dapat berbentuk nyeri terus – menerus atau berupa kolik.
Perubahan fisiologi alat pencernaan
Nafsu makan, mual , muntah , defekasi teratur , mencret , abstipasi , perut kembung , serangan kolik , sudah berapa lama perubahan ini berlangsung.

Perubahan anatomi
Adanya benjlan neoplasma
Adanya luka akibat trauma
Adanya bekas operasi
Pemerikasaan fisik dilaksanakan dengan memeriksa dulu keadaan umum penderita untuk evaluasi keadaan.
System pernafasan , system kardiovaskuar dan system saraf yang merupakan system vital untuk kelangsungan kehidupan.
Pemeriksaan fisik
Inspeksi
Tanda – tanda khusus pada trauma daerah abdomen adalah : penderita kesakitan pernafasan dangkal karena nyeri di daerah abdomen , penderita pucat , keringat dingin , bekas – bekas trauma tumpul abdomen sukar ditemukan tanda – tanda khusus , maka harus di lakukan pemeriksaan berulang oleh dokter yang sama untuk mendeteksi kemungkinan terjadinya perubahan pada pemeriksaan fisik.
Palpasi
Akut abdomen memberikan rangsangan pada peritoneum melalui peradangan atau iritasi peritoneum secara local atau umum tergantung dari luasnya daerah yang terkena iritasi.
Palpasi akan menunjukan 2 gejala :
Perasaan nyeri
Kejang otot ditimbulkan karena rasa nyeri pada peritonitis
Perkusi
Perkusi pada akut abdomen dapat menunjukan 2 hal
Perasaan nyeri pada ketukan jari . ini disebut nyeri ketuk
Bunyi timpani karena meteorismus disebabkan distgensi usus yang berisiskan gas pada ileus obstruksi rendah
Auskultasi
Auskultasi tidak memberikan gejala karena pada akut abdomen terjadi perangsangan peritoneum yang secara reflek akan mengakibatkan ileus paralitik.

Diagnose Keperawatan
Nyeri akut berhubungan dengan agen cidera biologis , obstruksi / spasme duktus , proses inflamasi , iskemik jaringan / nekrosis
Nutrisi , perubahan kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan gangguan absorpsi nutrient , status hipermetabolik
Infeksi , resiko tinggi terhadap tidak adekuatnya pertahanan utama ; perforasi / rupture pada appendiks , peritonitis , pembentukan abses
Kurang pengetahuan ( kebutuhan belajar )tentang kondisi , prognosis dan kebutuhan pengobatan berhubungan dengan kesalahan interpretasi informasi , kurang mengingat

Perencanaan asuhan keperawatan
Diagnose I : nyeri berhubungan dengan agen cedera biologis  :
  obstruksi / spasme duktus , proses inflamasi , iskemia
  jaringan / nekrosis
Tujuan : melaporkan nyeri hilang atau terkontrol
K. hasil : menunjukan penggunaan keterampilan relaksasi dan
  aktivitas hiburan sesuiindikasi untuk situasi individual
Intervensi :
Mandiri
Observasi dan catat lokasi nyeri , beratnya (skala 0 – 10 )dan karakter nyeri ( menetap , hilang timbul , kolik )
Rasional : membantu membedakan penyebab nyeri dan
  memberikan informasi tenetang kemajuan /
  perbaikan penyakit , terjadinya komplikasi , dan
  keefektifan intervensi
Tingkatkan tirah baring , biarkan pasien melakukan posisi yang nyaman
Rasional : tirah baring pada posisi fowler rendah menurunkan
                    tekanan intraabdomen

Dorong menggunakan teknik relaksasi
Rasional : meningkatkan istirahat , memusakan kembali
  kembali perhatian , dapat meningkatkan koping
Catat respon terhadap obat , dan laporkan pada dokter bila nyeri hilang
Rasional : nyeri berat yang tidak hilang dengan tindakan rutin
  dapat menunjukan terjadinya komplikasi /
  kebutuhan terhadap intervensi lebih lanjut
Kolaborasi
Pertahankan status puasa , masukan / pertahankan pengisapan NGT sesuai indikasi
Rasional : membuang secret gaster yang merangsang
    pengeluaran kolesistoksin dan kontraksi kandung
  empedu
Berikan obat sesuai indikasi
Antikolinergik , contoh ; atropine , propentelin
Rasional : menghilangkan reflek spasme / kontraksi
  otot halus  dan membantu dalam
  menajemen nyeri
Sedative , contih ; funeborbital
Rasional : meningkatkan istirahat dan merelaksasi
  otot halus , menghilangkan nyeri
Narkotik , contoh ; meperidin hidroklorida
Rasional : memberikan penurunan nyeri hebat .
  morfin digunakan dengan waspada karena
  dapat meningkatkan spasme sfingteroddi ,
  walaupun nitro gliserin dapat diberikan
  untuk menurunkan spasme karena morfin
Antibiotic
Rasional : untuk mengobati proses infeksi
  menurunkan inflamasi prosedur pilihan
  ditentukan oleh situasi individu

Diagnose II : Nutrisi , perubahan , kurang dari kebutuhan tubuh
  berhubungan dengan gangguan absorpsi nutrient ,
  status hipermetabolik
Tujuan : setelah di lakukan tindakan selama…x/24 jam
diharapkan nutrisi dapat terpanuhi
K. hasil : menunjukan berat badan stabil / peningkatan berat
  badan sesuai sasaran dengan nilai leboratorium
  normal dan tidak ada tanda malnutrisi
Intervensi :
Mandiri
Timbang berat badan setiap hari
Rasional : memberikan informasi tentang kebutuhan diet
Dorong tirah baring / pembatasan aktivitas selama fase sakit akut
Rasional : menurunkan kebutuhan metabolikuntuk mencegah
  penurunan kalori dan simpanan energy
Anjurkan istirahat sebelum makan
Rasional : menenangkan peristaltic dan meningkatkan energy
  untuk makanan
Barikan kebersihan oral
Rasional : mulut yang bbersih dapat meningkatkan rasa
  Makan

sediakan makanan dalam ventilasi yang baik , lingkungan menyenangkan
Rasional : lingkungan yang menyenangkan menurunkan
  strees dan lebih kondusif untuk makan
batasi makanan yang dapat menyebabkan kram abdomen , flatus
Rasional : mencegah serangan akut
kolaborasi
pertahankan puasa sesuai indikasi
Rasional : istirahatkan usus manurunkan peristaltic dan diare
  dimana menyebabkan malabsobsi
mulai / tambahkan diet sesuai indikasi , missal : cairan jernih maju menjadi makanan yang dihancurkan , rendah sisa , kemudian protein tinggi kalori , dan rendah serat sesuai indikasi
Rasional : memungkinkan saluran usus untuk mematikan
    kembal proses pencernaan . proten perlu untuk
  penyembuhan integriitas jaringan , rendah serat
  menurunkan respons peristaltic terhadap makan

Diagnose III : Infeksi , resiko tinggi terhadap tidak adekuatnya
  pertahanan utama  :perforasi / rupture pada
  appendiks , peritonitis , pembentukan abses
Tujuan : setelah melakukan tindakan keperawatan
  selama….x/24 jam diharapkan infeksi tidak terjadi
K. hasil : meningkatkan penyembuhan luka dengan benar ,
  bebas dari tanda infeksi / inflamasi drainase
  purulen , eritema dan demam
Intervensi :
Mandiri
Awasi tanda vital , perhatikan adanya demam , menggigil , berkeringat , perubahan mental , meningkatnya nyeri abdomen
Rasional : dugaan adanya infeksi / terjadinya sepsis ,
     peritonitis
Lakukan pencucian tangan yang baik dengan perawatan luka aseptic , berikan perawatan peripura
Rasional : menurinkan resiko penyebaran bakteri
Lihat insisi dan balutan . catat karakteristik drainase luka / drain , adanya eritema
Rasional : memberikan deteksi dini terjadinya proses infeksi
  pengawasan penyembuhan peritonitis yang telah
  ada sebelumnya
Berikan informasi yang tepat jujur pada pasien / orang terdekat
Rasional : pengetahuan tantang kemajuan status pemberian /
  memberikan dukungan emosi , membantu
    menurunkan ansietas
Kolaborasi
Ambil contoh drainase bila diindikasikan
Rasional : kultur pewarna gram dan sensitivitasi berguna
  untuk mengidentifikasikan organism penyebab dan
  pemilihan terapi
Berikan antibiotic sesuai indikasi
Rasional : mungkin hanya diberikan secara profilaktik /
  menurunkan jumlah organisme untuk menurunkan
  penyebaran dan pertumbuhannya pada rongga ada
Bantu irigasi dan drainase bila diindikasikan
Rasional : dapat diperlukan untuk mengalirkan isi abses
  Terlokalisir

Diagnose IV : kurang pengetahuan ( kebutuhan belajar ) tentang
kondisi prognosis , dan kebutuhan pengobatan
berhubungan dengan kesalahan interpretasi
informasi , kurang mengingat

Tujuan : setelah di lakukan tindakan keerawatan
  selama…x/24 jam diharapkan pengetahuan kurang
  dapat teratasi

K. hasil : mengatakan pemahaman proses penyakit ,
  pengobatan , mengidentifikasi situasi strees dan
  tindakan kusus untuk  menerimanya , 
  berpartisipasi dalam program pengobatan ,
  melakukan perubahan pola hidup tertentu
Intervensi :
Mandiri
Tentuka persepsi pasien tentang proses penyakit
Rasional : membuat pengetahuan dasar dan memberikan
  kesadaran kebutuhan belajar individu
Kaji ulang proses penyakit , penyebab / efek hubungan factor yang menimbulkan gejala dan mengidentifikasi cara menurunkan factor pendukung
Rasional : factor pencetus / pemberat individu , sehingga
  kebutuhan pasien untuk waspada terhadap
  makanan , cairan , dan factor pola hidupdan
  mencetuskan gejala . pengetahuan dasar yang
  akurat memberikan kesempatan pasien untuk
  membuat keputusan informasi / pilihan tentang
  masa depan dan kontrol penyakit kronis. Meskipun
  kebanyakan pasien tahu tentang proses
  penyakitnya sendiri , mereka dapat mengalami
  informasi yang telah tertinggal atau salah konsep

Kaji ulang Obat , tujuan , frekuensi , dosis , dan kemungkinan efek samping
Rasional : meningkatkan pemahaman dan dapat
  meningkatkan kera sama dalam program
Tekankan pentingnyaperawatan kulit , missal ; teknik cuci tangan dengan baik dan perawatan perineal yang baik
Rasional : menurunkan penyebaran bakteri dan resiko iritasi
  kulit / kerusakan , infeksi
Penuhi kebutuhan evaluasi jangka panjang dan evaluasi ulang periodic
Rasonal : pasien dengan inflamasi penyakit usus beresiko
  untuk kanker kolon / rectal dan evaluasi diagnostic
  teratur dapat diperlukan.

Implementasi
Pengertian
Inisiatif dari rencana tindakan untuk mencapai tujuan yang spesifik
Tahap pelaksanaan
Uraikan persiapan terhadap keperawatan yang diidentifikasikan pada tahap perencanaan
Revew terhadap keperawaatan yang di identifikasi pada tahap perencanaan
Menganalisa pengetahuan dan keterampilan keperawaatan yang diperlukan
Mengetahui komplikasi dan tindakan keperawatan yang mungkin timbul
Menentukan dan mempersiapkan peralatan yang di perlukan
Mempersiapkan lingkungan yang kondusif sesuai tindakan
Dokumentasi
Mencatat semua tindakan yang dilakukan dan hasil dari tindakan tersebut dan waktu , nama , paraf.

Evaluasi
Pengertian
Evaluasi merupakan langkah akhir dari proses keperawatan dengan cara melakukan identifikasi sejauh mana terjadi dari rencana keperawatan tercapai / tidak

Jenis evaluasi
Evaluasi Formatif
Aktifitas dari proses keperawatan dan hasil kualitas pelayanan tindakan kepearawatan , evaluasi proses harus dilakukansegera setelah perencanaan keperawaatan dilaksanakan untuk membentuk dan membantu keefektifan terhadap tindakan
Evaluasi Hasil
Perubahan perilaku / status kesehatan klien pada akhir tindakan keperawatan secara sempurna
Dokumentasi
Perawat mendokumentasikan hal yang telah / belum dicapai pada " medical record " penggunaan istilah yang tepat perlu ditekankan pada penulisannya untuk menghindari salah persepsi penjelasan dalam menyusuri tindakan keperawatan lebih lanjut sudah tercapai / tidak evaluasi dicatat bentuk SOAP

DAFTAR PUSATAKA
COOPER , B.T . et.al. 1999 . Manual Gastroenterologi . Jakarta : Bina
    rupa aksara
Doengoes E marlynn . et.el . 1999 . Rencana Asuhan Keperawatan . 
   Edisi3 . Jakarta : EGC
Hayes C. peter . et.el. 1990 . Gastroenterologidan Hepatologi . Jakarta :
   Bina rupa aksara
Inayah . lin SKP . 2000 . Asuhan Keperawatan Pada klien dengan
   Gangguan system pencernaan . Jakarta : Salemba medika
http : // WWW . Kalbe . co.id / Files / cdk / Files / II Akut Abdomen pada Alat Pencernaan Orang dewasa . pdf / II Akut Abdomen pada Alat Pencernaan Orang dewasa . html . / at " Monday 07 / april / 2008 10:39 Am
http : // Puskesmas palaran . Wordpress . com / saran / at Wednesday april 9 , 11:24 Am

Rabu, 16 September 2015

Bumbun.89@gmail.com

Kesehatan Manusia http://bumbunkriting.blogspot.com/

Surat Permohonan Magang Perawat/Bidan


SURAT PERMOHONAN MAGANG

Kepada Yth,
Kepala Sub Bagian/Bidan Koordinator Puskesmas kedukunan
Jl. Bumbun Tampan KM 21
Melawi

Saya, yang bertanda tangan di bawah ini :
       
Nama                               : Bumbun.89@gmail.com
NIM                                  : 123456789
Alamat                             : Jl. Bumbun Ganteng No. 189
                                            Melawi
                                            1234567
Alamat Kampus                : Akademi kedukunan
                                             Jl. Penyembuhan No. 10000
                                              Komp Harapan Palsu
                                              Pontianak
Program Studi / Jurusan  : Diploma III / Kedukunan

Bersama surat ini saya bermaksud mengajukan ijin untuk dapat menjalankan tugas akhir saya (magang) di instansi kesehatan yang Bapak/Ibu kelola. Berikut saya lampirkan berkas-berkas yang diperlukan sebagai bahan untuk dipelajari oleh Bapak/Ibu.
1. Curriculum Vitae (CV)             
2. Foto Copy Kartu Mahasiswa   
3. KHS terakhir dengan IPK        
4. Pas Photo Terbaru ukuran 3x4 = 2 lembar (ditempel ditepi kanan kop surat)

Besar harapan saya untuk dapat diterima, oleh karenanya saya sanggup menaati peraturan dan ketentuan yang berlaku  Puskesmas ..... (sebutkan).

Demikian permohonan ini saya ajukan, atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.

Hormat saya

Bumbun.89@gmail.com

JANGAN PAKE BENSIN BEROKTAN TINGGI

Infoanda8.com-Mesin kendaraan bermotor memerlukan jenis bahan bakar yang sesuai dengan desain mesin itu sendiri. Dengan mengisi bensin yang sesuai, maka mesin dapat bekerja dengan baik dan hasilkan kinerja yang optimal. Untuk menentukan bahan bakar apa yang sesuai dengan kendaraan, maka cara termudahnya adalah melihat informasi rasio kompresi pada brosur kendaraan. Di buku Utak Atik Otomotif (2009), Firmansyah Saftari menyebutkan bahwa rasio kompresi adalah perbandingan tekanan yang berkaitan dengan volume ruang bakar terhadap jarak langkah piston dari titik bawah ke titik paling atas saat mesin bekerja." Mesin berkompresi rendah biasanya cocok menggunakan bahan bakar dengan oktan yang rendah. Sebaliknya, semakin tinggi rasio kompresi suatu kendaraan, maka akan lebih baik `menenggak` bensin dengan oktan yang juga lebih tinggi. Berikut adalah daftar rasio kompresi dan bahan bakar yang cocok untuknya: - rasio kompresi 7 - 9 : 1 = oktan 88 - rasio kompresi 9 - 10: 1 = oktan 90 - rasio kompresi 10 - 11: 1 = oktan 92 - rasio komresi 11 - 12: 1 = oktan 95 Nah, pertanyaannya kemudian adalah, apakah suatu kendaraan bisa `menenggak` bahan bakar beroktan yang lebih tinggi dari rekomendasinya? Menurut Firmansyah, oktan yang semakin tinggi tidak banyak memberi penambahan tenaga. "Karena benefitnya kurang sebanding dengan harganya yang tinggi, maka ujung-ujungnya hanya pemborosan saja," tulisnya. (rio/sts)
Sumber:liputan6.com

Kabut Asap

PONTIANAK - Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak mengeluarkan surat edaran untuk meliburkan para siswa selama sepekan, dikarenakan asap yang menganggu kegiatan belajar mengajar. Wali Kota Pontianak Sutarmidji mengaku, pihaknya meliburkan anak-anak sekolah dikarenakan asap pekat. BERITA REKOMENDASI Bangka Tengah Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan Pemkot Pontianak Siapkan Rp1 Miliar untuk Penanggulangan Asap 752 Brimob Bantu Atasi Kebakaran Hutan "Kalau baru diliburkan, kami banyak pertimbangan, salah satunya kurikulum, karena tidak gampang mengganti pelajaran yang dilewati," ungkap Sutarmidji kepada Okezone di kediamannya, Rabu (16/9/2015). Dia menuturkan, selain sulitnya kurikulum pengganti akibat libur, ia menghawatirkan aktivitas para pelajar tidak di manfaatkan untuk hal-hal yang berguna. "Kami banyak menemukan anak-anak sekolah, khususnya SMA saat libur karena asap malah memanfaatkan hal yang tidak berguna, makanya kami putuskan hari ini baru mulai libur," jelasnya. Sementara itu, Kadis Kota Pontianak Mulyadi menambahkan, ia telah menginstruksikan kepada seluruh sekolah yang libur untuk memberikan penugasan penulisan kepada para pelajar. "Sudah kami berikan tugas kepada anak-anak yang libur untuk menulis kegiatan mereka selama libur akibat asap," tuturnya. Mulyadi menambahkan, hal tersebut diambil oleh Diknas Kota Pontianak sebagai langkah mengantisipasi kegiatan para pelajar yang tidak berguna diluar rumah. "Kami berharap dengan tugas penulisan anak-anak yang libur tersebut bisa memberikan inovasi agar mereka melakukan hal yang bermanfaat diluar sekolah," pungkasnya. (AWL)
Sumber:okezone.com

Agar anak tidak kena rabun jauh

Tak perlu larang anak-anak bermain di luar rumah. Selain membuat mereka lebih aktif, penelitian terbaru ungkap hal ini bermanfaat bagi kesehatan mata karena bisa mengurangi risiko rabun jauh. Penelitian yang melibatkan 1.900 anak usia tujuh tahun di Tiongkok ini menyatakan mereka yang menghabiskan lebih banyak waktu di luar rumah selama tiga tahun cenderung memiliki risiko terkena rabun jauh lebih rendah 23 persen dibanding anak yang banyak bermain di dalam rumah. Selain itu, anak-anak yang mengalami rabun jauh saat penelitian namun aktif di luar ruangan, derajat keparahan gangguan mata mereka lebih rendah dibanding yang banyak bermain di dalam rumah. "Meski penelitian ini dilakukan di Tiongkok, hasil penelitian ini juga bisa berlaku bagi anak-anak di tempat lain," terang dokter dari Zhongshan Ophthalmic Center, di Guangzhou, Tiongkok. Peneliti pun tak mengetahui dengan pasti alasan bermain di luar ruangan berdampak positif pada mata. Beberapa penelitian menunjukkan tingkat intensitas cahaya yang lebih tinggi di luar ruangan dapat meningkatkan pelepasan dopamin dari retina ke mata. Dopamin mampu menghambat mata jadi rabun, dilansir dari laman Livescience, Rabu (16/9/2015). Dokter spesialis mata di John Hopkins dari University School of Medicine, Amerika Serikat, Michael Repka mengatakan meningkatkan kegiatan di luar ruangan dapat menghambat perkembangan rabun jauh pada mata. Namun orangtua harus memahami manfaat anak-anak bermain di luar rumah mungkin lebih kecil dan tidak pasti hingga usia berapa aktivitas ini mampu mengurangi mata dari risiko rabun jauh. Meski bermain di luar rumah, orangtua juga mesti melindungi kulit dan mata dari sinar UV misalnya dengan pemakaian topi seperti diungkapkan American Academy of Pediatrics.
Sumber:liputan6.com

Negara yang melegalkan pernikahan sesama jenis

Negara-negara mana saja di dunia yang melegalkan pernikahan sesama jenis? Berikut daftarnya, seperti dikutip dari laman Forbes, Rabu (16/9/2015):
1. Argentina - 2010
2. Belgia - 2003
3. Brazil - 2013
4. Kanada - 2005
5. Denmark - 2012
6. Inggris/Wales - 2013
7. Finlandia - 2015
8. Prancis - 2013
9. Islandia - 2010
10. Irlandia - 2015
11. Luxembourg - 2014
12. Belanda - 2000
13. New Zealand - 2013
14. Norwegia - 2009
15. Portugal - 2010
16. Skotlandia - 2014
17. Afrika Selatan - 2006
18. Spanyol - 2005
19. Swedia - 2009
20. Amerika Serikat - 2015
21. Uruguay - 2013